Dualisme Dekopin Tak Pengaruhi Kinerja Dekopinda Buleleng

Buleleng, Meski saat ini Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) sedang dihadapkan pada permasalahan dualism manajemen, namun tak mempengaruhi soliditas dari kinerja Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Buleleng.

Bertempat di Aula Kantor Dekopinda Buleleng, Jumat 22 Oktober 2021 acara musyawarah daerah (musda) Dewan Koperasi Daerah (Dekopinda) Buleleng dibuka secara langsung oleh Kepala Disdagperinkopukm Buleleng dan diikuti oleh perwakilan pengurus koperasi yang ada di Buleleng.

Plt Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Buleleng Nengah Tanaya mengungkapkan, musyawarah daerah ini dilaksanakan sesuai dengan AD-ART sebagai acuan dalam organisasi koperasi kedati musda tahun ini mengalami keterlambatan, ¬†dalam musda ini diagendakan penyampaian laporan pertanggung jawaban dari pengurus sebelumnya. “Dalam masa pandemi walaupun terdampak tapi tidak terdampak begitu parah, koperasi masih bisa jalan, dan kita selalu mengadakan pembinaan,”ujarnya.

Lanjut Nengah Tanaya mengungkapkan, kendati di kepengurusan Dekopin Pusat masih mengalami sedikit permasalah terkait adanya dualism kepengurusan, namun dirinya menegaskan hal tersebut ditak berpengaruh terhadap kinerja dari Dekopinda Buleleng yang selalu solid dan kompak dalam menjalankan program. “Khusus dekopinda Buleleng tidak ada pengaruhnya karena kita solid, karena dokopin dibentuk oleh anggota walaupun dipusat ada dualisme yang penting visi misi tetap kita sampaikan,”ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM Buleleng Dewa Made Sudiarta mengungkapkan, pihaknya berharap agar peranan koperasi saaat ini benar-benar menjadi badan usaha yang mampu ambil andil dalam pemulihan perekonomian masyarakat terlebih saat pandemi Covid-19. “Saya harap kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar dan kedepan programnya bisa menjaga dan betul menjadi badan usaha yang berkualitas dan berdaya saing,”pungkasnya.

Kadis Dagperinkopukm Sudiarta menambahkan, kedepan pihaknya juga berharap koperasi ini bisa mengikuti perkembangan teknologi dengan penerapan digitalisasi koperasi sehingga pelayanan serta layanan bisa lebih baik. “Karena program digitalisasi ini merupakan program prioritas dan kami juga melakukan dampingan untuk transpormasi digital,”imbuhnya.(eta/dpa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *