Rumah Ludes Terbakar, Nengah Sudira Andalkan Bantuan untuk Makan

Jinengdalem, Sejak rumahnya ludes terbakar, Nengah Sudira dan istrinya hanya bisa mengadalkan bantuan sembako dari para donatur untuk makan sehari-hari.

Nengah Sudira (65) dan istrinya Komang Budasari (60) sementara harus tinggal menumpang di rumah saudaranya sebab rumah yang selama ini dihuni ludes terbakar pada Jumat (01/10) lalu. Warga dusun Ketug-ketug desa Jinengdalem kecamatan Buleleng ini menuturkan saat rumahnya terbakar ia sedang bekerja mencari rumput di desa Padangbulia. Dalam kesehariannya, Sudira memang buruh serabutan. Apapun dikerjakan untuk bisa menghidupi dirinya dan sang istri yang mengalami gangguan jiwa.

Kepada reporter Radio Nuansa Giri FM, Sudira mengatakan dirinya hanya mengandalkan bantuan sembako dari komunitas sosial disamping bantuan BLT dari pemerintah. Jika tidak ada sama sekali dirinya berupaya untuk meminjam uang ke tetangga. Tidak ada yang tersisa dari gubuk yang berdiri ditanah warisan keluarga dengan luas kurang lebih 100 meter persegi itu. “Banyak yang terbakar, dan saya rencananya akan membangun lag, saya bekerja hanya menjadi buruh,”ujarnya.

Sementara, ditempat yang sama Kepala Desa Jinengdalem Ketut Mas Budarma mengatakan warganya itu sempat didatangi komunitas sosial untuk diberikan sembako. Komunitas itu juga berjanji akan mengumpulkan donasi untuk membelikan material bangunan sehingga pihak desa bisa membangun rumah layak huni bagi Nengah Sudira. “Saya sudah berkoordinasi dengan bumdes karena anggaran dari dana desa tidak bisa dipakai, dan bantuan yang diterima BST pusat, dan sudah masuk bantuan dkts, dari desa hanya menujukan verifikasi dari dinsos,”ungkapnya.(ags/dpa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.


NUANSA GIRI ON-AIR
ON-AIR
NUANSAGIrI