Rumah Sakit Diharapkan Seleksi Pasien Covid

Banjar Tegal, Rumah Sakit di Buleleng harus melakukan seleksi terhadap pasien covid yang akan melakukan isolasi mandiri dirumah sakit.

Banyaknya pasien covid-19 yang dirawat dirumah sakit berpengaruh terhadap ketersediaan tempat tidur untuk perawatan. Sayangnya diantara pasien tersebut ada yang tanpa gejala atau gejala ringan (OTG/GR) sehingga berdampak pada kemampuan rumah sakit menangani pasien bergejala sedang dan berat. Meski demikian Buleleng terus menambah kapasitas tempat tidur.

Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng Gede Suyasa ditemui Selasa (17/08) mengungkapkan rumah sakit harus menerapkan sistem seleksi terhadap pasien covid-19 yang akan melakukan isolasi mandiri di rumah sakit. Pasalnya ditengah keterbatasan tempat tidur, rumah sakit harus fokus pada penanganan pasien covid-19 dengan gejala sedang dan berat. “Kalau pasiennya sudah gejala ringan apalagi otg itu supaya ditolak, supaya rumah sakit bisa merawat yang bergejala,”ujarnya.

Namun Gede Suyasa yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Buleleng ini juga mengimbau agar masyarakat yang merasakan gejala covid-19 sedang hingga berat agar segera memeriksakan diri kerumah sakit sehingga dapat dilakukan penanganan yang tepat, guna mencegah resiko terburuk penularan. “Kalau dia isoman tidak terdeteksi dengan bagus nanti ke rs lalu meninggal karena sudah keras baru ke rs jadi belum sempat dibantu maksimal,”pungkasnya.

Ditengah upaya pemerintah menangani pandemi covid-19, perlu dukungan seluruh masyarakat untuk berdisiplin menjalankan protokol kesehatan.(ags/dpa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *