Enam Puluh Persen Lebih Kerusakan PJU Di Buleleng Telah Diperbaiki

Buleleng, Dinas Perhubungan Buleleng telah memperbaiki sekitar 69,76 % Pengaduan Perbaikan Penerangan Jalan Umum di Buleleng.

Dari total 625  laporan permohonan serta pengaduan yang masuk terkait perbaikan lampu penerangan jalan yang mengalami kerusakan di Wilayah Buleleng, Pihak Dinas Perhubungan baru bisa memperbaiki sebanyak 436 Kerusakan atau sekitar 69,76 %.

Ditemui diruang kerjanya, Rabu 21 Juli 2021, Kabid lalu lintas Dishub Buleleng, Cok Aditya Wira Putra Yuda mengungkapkan, sisa kerusakan yang belum diperbaiki tersebut sekitar 189 lantaran PJU yang mengalami kerusakan harus dilakukan pergantian komponen sedangkan anggaran untuk hal tersebut tidak ada lantaran mengalami refocusing anggaran. “Dari 625 laporan yang kami sudah perbaiki sebanyak 436 dan 168 belum bisa diperbaiki karena ada refokusing anggaran,”ujarnya.

Sebagai solusi terkait hal tersebut, Kabid Cok Aditya menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi bersama pihak desa untuk menyediakan bahan perbaikan dan pihak Dishub akan membatu proses pemasangan. “Jika kita bisa tangani tanpa membutuhkan biaya kita bisa tangani cepat, namun jika sifatnya pergantian kami akan bantu dari sisi SDM,”ungkapnya.

Secara teknis, Kepala Seksi Perlengkapan Jalan, Anak Agung Gede Bagus Jaya Pardika Shemara menambahkan, secara umum kerusakan yang dialami adalah bagian bohlam, timer serta beberapa komponen lainnya. “Untuk kendala dilapangan adalah kebanyakan lampu mati dan kebanyakan lampunya mati karena tekanan daya,”pungkasnya.

Sementara itu dikonfirmasi terkait pemadaman PJU di masa perpanjangan PPKM Darurat yang akan berlangsung hingga tanggal 25 Juli mendatang, Kabid Cok Aditya mengungkapkan sedikit ada perubahan skema dimana PJU tetap dihidupkan dan yang dipadamkan hanya ditempat-tempat yang berpotensi menciptakan kerumunan. “Perpanjangan lima hari ini saya kira tidak terlalu sulit karena kita sudah terbiasa, kita juga keliling dititik rawan,”tegasnya.(eta/dpa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.


NUANSA GIRI ON-AIR
ON-AIR
NUANSAGIrI