Pemanfaatan Petunon Dibatasi Maksimal 3 Kegiatan Perhari

Paket Agung, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, PPKM Darurat berdampak hingga pada kegiatan upacara yadnya.

Untuk menghindari kerumunan dan munculnya klaster yadnya Desa adat Buleleng mengeluarkan kebijakan. Pemanfaatan petunon yang selama ini dibebaskan kini dibatasi.

Kelian desa adat Buleleng Nyoman Sutrisna kamis (08/07) menjelaskan sejak dibangunnya petunon dan dikelola oleh Pengemong¬† Pura Dalem desa adat Buleleng pemanfaatanya kian hari semakin meningkat, tak terkecuali paada saat diberlakukannnya PPKM darurat saaat ini. Belajar dari pengalaman adanya potensi kerumunan masyarakaat maka desa adat Buleleng mengeluarkan kebijakan berupa pembatasan pemanfaatan petunon di setra adat Buleleng. Terhitung sejak Jumat (09/07) petunon dan setra adat Buleleng hanya dapat dimanfaatkan untuk tiga kegiatan. Itupun jadwal waktunya disesuaikan agar tidak terjadi yadnya yang bersamaan. Ijin dari satgas Covid juga harus dikantongi sehingga tidak menimbukan persoalan baru. “Didalam kegiatan disetra ini betul-betul menerapkan protokol kesehatan dengan ketat sehingga apa yang menjadi harapan dalam melakukan yadnya bisa dilakukan dengan baik,”ujarnya.

Kelian desa adat Buleleng akan menegaskan aturan sebagaimana edaran Bupati Buleleng yang hanya memberikan toleransi sebanyak 30 orang. Itupun akan dibatasi mengingaat di dalam pelaksanaan upacara akaan dibantu oleh pemuput dan pembuat banten atau sarati.¬† Kepada pengguna setra juga diminta agar melampirkan nama peserta yang akan ikut dlama prosesi upacara. Mereka yang tidak terdaftar akan dilarang masuk ke setra apalagi petunon. “Kami didalam teknis pelaksanaan satgas gotong royong, dan pecalang dan instansi terkait itu harapakan kami orang yang datang ke setra dalam ruangan petunon itu sendiri adalah orang yang sudah terdaftar, jadi orang-orang akan melakukan pembakaran sawonya harus sudah mendaftarkan personelnya siapa saja yang akan masuk,”ungkapnya.(tut/dpa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.


NUANSA GIRI ON-AIR
ON-AIR
NUANSAGIrI